Minggu, 23 Desember 2012

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
















Setelah lulus SD saya dan adik saya mendaftar di SMP Negeri 2 Makassar. Tidak mudah untuk masuk disekolah tersebut, karena banyak yang mendaftar disana. Setelah tes masuk SMP, saya menunggu pengumuman. Setelah saya melihat pengumuman dikoran, alhamdulillah saya dan adik saya lulus di SMP Negeri 2 Makassar.

Sebelum proses belajar mengajar dimulai, kami di mos terlebih dahulu oleh kakak kelas kami. Kami di bagi-bagi menjadi 9 gugus. Saya dan adik saya berada di gugus 8. Hari pertama mos, kami di beri pengarahan  apa yang akan di bawah untuk besok. Kami disuruh mengepang rambut sesuai jumlah umur, membawa gula-gula, membuan tas dri kantong plastik, meminta tanda tangan kakak panitia mos.

Setelah mos beberapa hari, tiba watunya pembagian kelas. Saya baru tahu bahwa SMP Negeri 2 makassar memiliki dua lokasi, yaitu lokasi pertama di jalan amanagappa dan lokasi kedua berada di jalan ternate. Saya tahunya yang di jalan amanagappa. kelas VII.1 smapai VII.6 lokasinya di jalan amanagappa dan VII.7 sampai X.9 lokasinya dijalan ternate. Saya berharap di tempatkan di jalan amanagappa karena saya tidak tahu jalan ternate. Ternyata saya dan adik saya mendapat kelas VII.7 yang lokasinya di jalan ternate. Saya pun mencari lokasi tersebut.


Setelah beberapa bulan bersekolah di sana, setiap ada praktik TIK, kami di suruh ke amanagappa karena laboratorium komputer di ternate tidak ada. Berbagai kegiatan di laksanakan di amanagappa seperti semester, Maulid, Isra' Mi'raj, dan lain-lain, sehingga kami di suruh kesana. Angkatan saya, kelasnya tidak di rolling sehingga saya dan adik saya berada di klas VII.7, VIII.7, IX.7. Walaupun saya sekelas dengan adik saya, tapi saya tidak pernah duduk bersama

Adapun kegiatan yang dilakukan di luar sekolah seperti studi di benteng rotterdam, waktu itu kami belajar sejarah, sehingga kami berkunjung di rotterdam. Kami di berkeliling di benteng serta ada pembimbing yang memberi tahu tempat-tempat apa saja yang ada di sana. Serta melihat berbagai macam peninggalan sejarah.

Kini saya sudah kelas IX, saatnya fokus untuk ujian Nasional. Saya dan teman-teman sering belajar bersama, mencari soal-soal UN, dan  bercerita tentang dimana akan melanjutkan sekolah. Tidak terasa ujian pun tiba, kami berdoa sebelum mengerjakan UN. Setelah ujian selesai banyak siswa yang mencoret-coret bajunya, tapi sebagian dari teman saya tidak ikut coret-coret, saya pun tidak ikut. Saya dan adik saya langsung pulang. Setelah beberapa minggu akhirnya hasilnya keluar, dan alhamdulillah saya dan adik saya dinyatakan lulus. tapi sayang, ada teman kelas saya yang tidak lulus, sehingga harus ikut paket C. Saya lulus tahun 2009.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar